Buntut Penolakan Proyek SPAM, Polisi Ingatkan Warga Tidak Anarkis

Kapolsek Sikur, AKP. Dewa Astawa, SH


LOMBOK TIMUR - Kapolsek Sikur AKP. Dewa Astawa, SH mengingatkan masyarakat Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur untuk tidak bertindak anarkis yang justru dapat merugikan dirinya sendiri.


Imbauan itu ditujukan atas aksi sekelompok warga yang berupaya merusak fasilitas dan alat berat dilokasi pengambilan sumber mata air di Dusun Lingkung, Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Selasa (23/5).

Warga Kotaraja Gelar aksi penolakan proyek SPAM


Aksi penolakan warga terhadap pengerjaan proyek Saluran Pipa Air Minum (SPAM) di sumber mata air  Pinaran terletak di Dusun Lingkung, Desa Tetebatu Selatan memicu reaksi masyarakat Desa Kotaraja.


Kendati demikian, Kapolsek Sikur AKP Dewa Astawa meminta warga tidak terprovokasi apalagi sampai bertindak anarkis yang bisa merusak fasilitas dan peralatan dilokasi proyek.


"Saya ingatkan kepada masyarakat jangan bertindak anarkis merusak fasilitas dilokasi. Apalagi sampai melakukan pembakaran," tegas Dewa Astawa kepada channelntb.com.


Bila itu terjadi, tambah Dewa, justru dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Pelaku yang terlibat dalam perusakan akan berhadapan dengan hukum.


"Jangan melawan hukum. Segala sesuatunya bisa dikomunikasikan secara baik-baik. Apalagi ini proyek strategis nasional. Pertemuan ini untuk mencari solusi, bukan bertindak melawan hukum," saran Dewa Astawa.


Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi terpaksa mengevakuasi alat berat dan peralatan lainnya ke tempat yang lebih aman.  (CN)

0 Komentar