TPA Ijo Balit Tak Cemari Lingkungan dan Bertahan Hingga 10 Tahun

Kepala Dinas LH Lotim, H. Supardi 


LOMBOK TIMUR - Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Ijo Balit, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) tersebut merupakan program nasional yang dikerjakan langsung oleh pusat. Kabupaten Lotim sebagai daerah penerima manfaat dari keberadaan pembangunan TPA terpadu itu.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lombok Timur, Supardi mengatakan, Pembangunan Perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijo Balit, Kecamatan Labuhan Haji bernilai sekitar Rp. 23,5 miliar. Dilokasi TPA mampu menampung setiap harinya mencapai 300 ton sampah.


Supardi menambahkan bahwa TPA Ijo Balit diharapkan bisa menampung sampah di Lotim selama 10 tahun ke depan. Selain itu, pembangunan TPA tersebut juga diharapkan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Lotim.


Supardi juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


"Kita harus berubah dari yang semula hanya menjadi penumpang aktif menjadi pengemudi aktif dalam menjaga lingkungan," ujarnya.


Dalam hal ini, Supardi mengimbau masyarakat untuk memilah sampah sejak di rumah, sehingga sampah yang dihasilkan bisa didaur ulang dan tidak menumpuk di TPA. Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak membuang sampah sembarangan di jalan atau sungai.


Diharapkan dengan adanya pembangunan TPA Ijo Balit, masyarakat Lotim bisa lebih sadar dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga Lotim bisa menjadi daerah yang bersih dan sehat.


"Tahap pertama akan dilakukan pemindahan bangunan sebelumnya dilokasi Ijo Balit. Serta, clearing  lahan dilokasi setempat," ujar Supardi kepada channelntb.com belum lama ini.


Setalah dilakukan sosialisasi, kata dia,  item pekerjaan yang akan dilakukan mulai dari mushola, pos penimbangan, jembatan timbang, hanggar pendidikan dan pelatihan, hanggar alat berat, hanggar untuk pengayakan dan pupuk kompos atau non organik.


Bahkan nantinya, akan dibuatkan Instalasi Pembuangan Limbah (IPL) dan memproses sampah menjadi energi. IPL ini akan dibangun dengan teknologi modern dan ramah lingkungan, sehingga tidak hanya memproses sampah menjadi energi, tetapi juga mengurangi limbah berbahaya yang masuk ke lingkungan.


Dengan adanya IPL ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah di Kabupaten Lombok Timur selain menjadi sumber energi yang ramah lingkungan. (CN)

0 Komentar