Gotong Royong Unik Ala Desa Kesik

 

Tampak masyarakat Desa Kesik bersama pejabat Muspika Kecamatan Masbagik hingga orang asing ikut membantu giat gotong royong

LOMBOK TIMUR - Tak hanya masyarakat Desa Kesik, Camat Masbagik, Kapolsek Masbagik, Danramil bahkan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) terlihat ikut membantu merobohkan bekas bangunan Puskemas Pembantu (Pustu) yang berada disamping Masjid Daarul Muttaqin, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Senin (17/7).


Aksi gotong royong ini terlihat unik karena melibatkan banyak pihak. Merobohkan bangunan eks Pustu Desa Kesik bukan tanpa alasan. Sebab, Pemdes Kesik telah lama berencana memindahkan bangunan lama ke lokasi yang baru di wilayah Utara Desa Kesik untuk kepentingan umum.


"Relokasi ini sudah memperoleh izin Bupati Lotim per tanggal 22 Juni 2023 lalu," jelas Kepala Desa Kesik, H. Kasri, kepada channelntb.com.


Pemindahan bangunan lama ini tambah Kadri, karena alasan mendesak. Selain untuk kepentingan keagamaan juga dimanfaatkan bagi kepentingan kegiatan remaja masjid setempat.


Perluasan lahan untuk masjid ini tambahnya, semata-mata untuk kegiatan keagamaan. Selama ini, kegiatan ibadah seperti sholat Jum'at dan hari-hari besar Islam lainnya meluber hingga ke jalan yang bisa menghalangi akses jalan bagi pengguna jalan.


"Lahan kosong eks bangunan Pustu ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan. Selain itu, kedepannya lahan ini nantinya dimanfaatkan ruang terbuka hijau," kata Kadri.


Bahkan kata dia, eks bangunan Pustu ini nantinya dapat juga dimanfaatkan untuk kegiatan remaja masjid, karang taruna dan masyarakat lainnya yang berkepentingan.


Dalam aksi gotong royong tersebut, tampak Camat Masbagik, Kapolsek Masbagik dan Danramil ikut serta menarik tali merobohkan bangunan eks Pustu Desa Kesik. (CN)

0 Komentar