Polres Lotim Minta Bantuan Polda NTB Ungkap Kematian Bocah SD Asal Rumbuk

Kapolres Lotim AKBP Herry Indra Cahyono SIK SH 


LOMBOK TIMUR - Hampir 2 bulan berlalu, penyidik Polres Lombok Timur masih kesulitan menyelidiki tewasnya siswi kelas 2 SD berinisial RNA (8) pada hari Kamis (25/5) lalu.


Siapa pelakunya, polisi masih terus mengumpulkan bukti dimana korban asal Dusun Nurmujahidin, Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Lombok Timur ditemukan di semak-semak dalam kondisi sudah tak bernyawa.


Kapolres Lombok Timur, AKBP Herry Indra Cahyono, SIK, SH mengatakan, pengungkapan kasus dugaan pembunuhan bocah perempuan asal Desa Rumbuk melibatkan tim penyidik dari Polda NTB.


"Kami masih berusaha untuk mengungkap kasus ini dan meminta Polda NTB untuk ikut serta membantu penyelidikan," ujar Herry Indra Cahyono kepada wartawan, Selasa (18/7).


Dia juga telah meminta tim dari Mabes Polri untuk pemeriksaan uji DNA di laboratorium forensik.


"Semoga secepatnya terungkap," pinta Herry Indra Cahyono.


Seperti diketahui, RNA bocah perempuan yang diduga korban pembunuhan dibuang di semak-semak belakang permukiman warga yang tak jauh dari rumah korban.  (CN)

0 Komentar